#JuliNgeblog Jakarta dan Klakson Part 2

Posted by dausgonia | July 4, 2016 | Blog, Uncategorized

Jakarta masih seperti biasa, riuh dengan cara dia sendiri. Beberapa pentas klakson di perjalanan telah jauh dimulai lebih awal, bahkan dari bangunnya saya sendiri dari tidur yang bentar. Teman saya yang ketika itu memegang kendali kendaraan dan kebetulan keparat, sepanjang perjalanan mengeluhkan “ADA APA SIH DENGAN KLAKSON DI JAKARTA?”.

Jauh sebelum hari itu, saya sempat mempertanyakan hal yang sama tentang klakson dan jakarta, apa di jakarta setiap waktunya ada parade klakson? karena seolah-olah mereka semua berlomba untuk membunyikan klakson dan siapa yang paling kencang suara-nya akan mendapat penghargaan dan disegani warga setempat.

Sesampainya di tempat meeting pertama, 2 teman saya yang lain melakukan ibadah meeting di salah satu kantor media terkemuka di indonesia, dan saya menunggu di parkiran. sampai 1 jam kemudian baru kepikiran “KOK AING KAYAK SUPIR MEREKA YA?”.

Terus ya gitu, saya duduk-duduk di kursi mobil bagian belakang baca buku, kaca jendela dibukain sedikit biar ga mati. Saya lagi suka lagu Heathens dari Twenty One Pilots, yang OST Film Suicide Squad. Jadi selama menunggu di mobil, saya putar ulang lagu tersebut berkali-kali.

Selagi sibuk ngedip, tiba-tiba ada yang mention di akun twitter “Enak ya lagu heathens”. Saya kaget, loh kok ini orang bisa tau ya? saya ga share di twitter kalo lagi ngedengerin lagu ini berulang-ulang. Saya langsung melihat ke arah luar mobil, takutnya memang ada orang yang memantau. Berkali-kali, sampai akhirnya beneran penasaran dan nanya ke orang tersebut. Semua ketakutan (ASA JIGA NU BETUL) hilang saat tau ternyata dia follow akun spotify saya, dan begitulah spotify kita bisa tau apa yang orang lain dengerin.

Tidak lama setelah itu, dua teman saya yang tadi meeting telah kembali dengan kepala dan senyumannya masing-masing, di perjalanan ke meeting selanjutnya, ada obrolan menarik kembali tentang klakson dan jakarta.

“Us, gw kan tadi curhat dan menanyakan tentang klakson ke orang yang tadi meeting dengan kita”

“ANJIR, TADI LO CURHAT SAMA ORANG YANG MEETING AMA LO? CIK ATUHLAH”

“Euh, dengerin dulu anjir… dia punya teori bagus tentang Jakarta dan klakson”

“Apaan?”

“Jadi menurut dia, jakarta dan klakson dan cara mengemudinya yang kalo kita di jalanan udah kayak mau perang dan harus menyiapkan mental yang kuat adalah karena..

Menurut dia, dan kayaknya gw setuju nih. Orang jakarta tuh mungkin sedikit yang punya kontrol tentang apapun, mungkin mereka tidak punya kontrol di tempat kerja mereka, mungkin mereka tidak punya kontrol di rumah dan lingkungan mereka. Jadi saat mereka berkendara, mereka merasa punya kontrol terhadap itu, jadi seenaknya”

“Huanjir, teori yang menarik. Aing beliin mereka maenan RC aja gitu ya :))))”

Jakarta dan klakson, mungkin tidak benar-benar seperti itu. Tapi kalaupun iya, saya selalu percaya tentang perkataan yang selalu seorang teman katakan.

“Us, jakarta itu ga jahat. Jakarta cuma ga peduli”

Terus saya selalu nambahin..
“Dan ketidakpedulian adalah sejauh-jauhnya perpisahan”.

Blog Comments

Anjis, mention urang dimasukin jadi postingan bhahahak. *play Twenty One Pilots – Heatens*

Iya, kaget. Aslina.

Gw termasuk orang yg jarang banget mengunakan klakson saat nyetir, belajar berdamai dengan hati ttg apa yg terjadi #Eeap

Add a comment

*Please complete all fields correctly