FPI:Front Pembela Ikan.

Posted by dausgonia | July 26, 2016 | Blog, Uncategorized

Karena satu dan lain hal akhirnya, Dengansenanghati perusahaan saya yang bergerak di bidang penerjemah subtitle-subtitle film bajakan (oke, ini bohong) harus pindah ke tempat baru, sebuah kantor di bilangan bandung bagian timur.

Tempatnya kecil, tapi karena terisi hanya oleh beberapa kepala da memang baru pindahan, tempat tersebut kadang terasa sedikit terlalu besar dan sepi.

Karena belum ada pemandangan yang indah dan menyejukan mata juga sanubari, akhirnya beberapa kepala di kantor tersebut melakukan rapat terselubung dan kebetulan ketika itu saya sedang di luar kota.

Rapat yang dipimpin oleh Head salah satu divisi di unit bisnis kita membahas tentang gagasan gimana kalo misalnya dengansenanghati memanfaatkan kolam di belakang untuk memelihara ikan.

Menurut informasi lain yang saya terima ketika rapat itu berlangsung dari salah satu informan di sana,  opsi jenis ikan yang akan dipelihara adalah ikan bakar, ikan goreng, dan ikan koi. Beruntunglah opsi terakhir yang dipilih.

​​​

​​​​​​​

​​​
Tak lama kemudian, kolam kita terisi ikan-ikan, dan memang karena untuk ikan-ikan tersebut, akhirnya kolam kita jadi lebih terawat dan bersih, kantorpun jadi sedikit indah untuk pandangan dan penglihatan. Gemericik air bersaut-sautan menemani teman-teman yang kerja di sana.
Beberapa minggu kemudian, tibalah libur lebaran. Selama satu minggu, kantor kita tidak dihuni manusia satupun. Orang-orang sibuk bersilaturahmi dengan keluarganya masing-masing.

Setelahnya, selesai liburan di hari pertama kerja dan jauh sebelum saya memposisikan diri berada di kantor tersebut secara jasmani, group whatsapp kantor udah rame, tentang kematian ikan-ikan tersebut.

Seseorang yang datang lebih pagi, memfoto dan mensharenya di group kantor. Semua ikan mati dan cuma tersisa 2 ikan, satunya adalah ikan sapu. Dari semua yang mati, bahkan semuanya belum sempat kita kasih nama.

Jauh sebelum liburan, saya sedikit terpikir tentang Kantor, karena kita belum hire Office boy, dan ikan ini. Siapa yang jagain kantor dan ikan-ikan tersebut.

Tapi karena hari terakhir sebelum liburan saya ada keperluan meeting di luar kota, saya tidak sempat membahas ini, dan sepertinya kantor dijaga sama tetangga di sebelah, sedangkan ikan-ikannya tidak.

Sebagai Anggota FPI, Front Pembela Ikan. Hari pertama saya ke kantor tersebut, saya kumpulkan semua tim. Ada meeting besar tentang ikan-ikan tersebut, tentang gimana kronologisnya, siapa yang bertanggung jawab, dan tindakan preventif apa yang dilakuin sebelum berangkat liburan.

Di ruangan yang tidak begitu luas itu beberapa kepala, pikiran, dan mulut berisik dengan caranya masing-masing, argumen dan pembelaan masing-masing. Havid lantang dengan pembelaannya

“Asalnya Havid udah kepikiran mau bawa pulang ikan-nya ke rumah pake baskom”..

Lalu orang lain juga tidak mau kalah dengan argumennya

“Harusnya kan ikan-ikan itu makan lumut, ga mati”.

Juga tiba-tiba ada yang nyeletuk

“EH IKAN APA? EMANG KITA MELIHARA IKAN?”

padahal meja dia hanya beberapa jengkal dari kolam tersebut.

Dari semua argumen yang hampir sama banyaknya dengan alasan-alasan mereka kadang kalo telat ngantor, alasan yang paling bisa kita terima adalah alasan dari David..

“Jadi sebenernya ikan-ikan itu ga mati, mereka mudik. Mudik ke alam lain, terus ga tau caranya balik lagi”

dan alasan tersebut juga yang menjadi ending dari segala diskusi dan perdebatan.

Dan kita sepakat kalaupun ikannya sudah mati, pengennya Ikan-nya dikasih makan ke kucing agar dia masih bisa berarti untuk sebagian alam, tapi karena udah lumayan membusuk jadinya hanya bisa dikubur. dan Reyhan yang punya ide awal berjanji akan melakukan ziarah seminggu sekali.

Buat saya ini bukan tentang masalah ikan-nya aja, tapi lebih ke tanggung jawab dan konsekuensi dari apa yang kita lakuin, kalo memang ga bisa jagain dan ga bisa ngasih makan, maka peliharalah hal yang bisa cari makan sendiri. Kayak ABG atau semut.

Demikianlah cerita tentang FPI, Front Pembela Ikan.

Tags
Blog Comments

keren bang bacannya…

Add a comment

*Please complete all fields correctly